Sabtu, 02 Mei 2015

Menjadi Agamis, Idealis atau Pragmatis?

Catatan Unknown pada 12:00 PM 0 komentar
Idealis dan pragmatis, dua kata yang tidak asing lagi di telinga kita. Idealis sendiri cendrung dihubungkan dengan sikap teguh terhadap suatu pedoman sementara yang di luar itu dikesampingkan. Orang yang idealis cendrung membagi kehidupan dalam dua hal, hitam dan putih. Jika tidak hitam maka putih dan jika tidak putih maka hitam. Dan orang yang idealis akan berjalan sepanjang jalan yang putih "menurut pedoman yang dianutnya".

Selasa, 28 April 2015

Soichiro Honda, Pecinta Mesin yang Pantang Menyerah

Catatan Unknown pada 10:26 AM 0 komentar
Siapa yang tak kenal merk "Honda", produsen motor terbesar di dunia. Tak hanya motor, perusahaan ini juga memproduksi mesin pembakaran, mobil, robot, bahkan pesawat. Honda sendiri berdiri sejak 24 September 1948 dan terus berdikari hingga menjadi perusahaan besar seperti saat ini.

Lantas, tahukah kita tentang bagaimana jatuh bangun Si Pembuat Honda? Ya, dialah Soichiro Honda, bisa dibilang anak kampung. Sejak usia mudanya Soichiro sudah tergila-gila pada mesin. Untuk memahami mesin apa saja akan dia lakukan. 

Jumat, 24 April 2015

Pentingnya Mengenali Diri Sendiri

Catatan Unknown pada 4:00 PM 0 komentar
Miliaran manusia yang hidup di bumi ini diciptakan dengan keunikan masing-masing. Memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda-beda. Ada orang yang apabila bernyanyi suaranya melenakan sangking merdunya. Tapi ada pula orang yang apabila menyanyi sama saja kedengarannya dengan ketika berbicara. Pada sisi lain, ada orang yang mampu menyelesaikan rumitnya soal kalkulus, tapi ada pula yang mengali-ngali saja sudah menyerah. Perbedaan sedemikian rupa membuat hidup di dunia lebih berwarna. Kemampuan manusia yang berbeda-beda menjadikan setiap manusia yang hakikatnya makhluk sosial saling melengkapi.

Pada kenyataannya tak semua manusia mampu mengembangkan potensinya. Padahal, potensi yang dikembangkan dengan baik dapat menjadikan seorang manusia sukses mengarungi halang rintang kehidupan. Banyak faktornya, mulai dari faktor keberuntungan, kesempatan, bantuan dari luar, dan lainnya. Tapi ada satu faktor yang begitu genting membuat seorang manusia tak mampu melejitkan potensinya, yakni manusia tersebut tidak mengenali dirinya sendiri.

Kamis, 12 Februari 2015

Bukankah Jika Cinta Allah, Kau Akan Selalu Rindu untuk Bertemu dengan-Nya?

Catatan Unknown pada 12:35 PM 0 komentar
_Ditulis oleh Zahara Bunga Hadikusuma pada Dawa' Mini edisi 5 - November 2014 | Thn XV_

Belasan tahun yang lalu, seorang wanita yang sedang terpancar beragam macam emosi di wajahnya, -entah bahagia, entah takut, entah, cemas, entah terharu- mengalami suatu sejarah besar dalam hidupnya. Mulutnya terus berkomat-kamit, memohon kepada Allah, untuk keselamatan dan kesehatan dirinya dan seseorang yang berada dalam tubuhnya.
Ia akan melahirkan pahlawan kecilnya. Dan itulah engkau saat ini.
Saat yang bahagia, saat ia bisa menatap sosok mungil yang dititipkan Allah padanya. Atau saat yang mengiris hati, saat sosok mungil itu tak sempat bertemu dengan sang bidadari yang lebih dulu syahid menemui-Nya.
Apapun itu, sejak dari kita lahir ke dunia, Allah tak pernah membiarkan kita sendiri. Karena Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang, Dia mengetahui kita sangatlah lemah, belum mengetahui apapun tentang dunia, sehingga Dia hadirkan sosok ibu bersama kita. Melalui ibu, Allah menunjukkan betapa Ia mencintaimu, wahai hamba Allah.
Lalu beberapa tahun kemudian, engkau sudah mulai memahami sebahagian kecil dari dunia, dan beberapa tahun setelahnya lagi, engkau mulai memahami apa yang harus kau lakukan pada dunia, dan itulah engkau saat ini.
Lalu coba renungkan kembali, kenapa kita masih tetap hidup sampai saat ini? Kenapa otot jantungmu tak pernah berhenti berdetak untukmu? Kenapa paru-parumu terus-terusan menghirup oksigen demi dirimu? Apakah itu semua hanya serentetan peristiwa bertajuk kewajaran karena kita adalah manusia?

Rabu, 14 Januari 2015

Pelayanan di Rumah Sakit Raden Mattaher Jambi

Catatan Unknown pada 9:32 PM 0 komentar
Alhamdulillah, libur semester membuat sebuah kesempatan bagi saya untuk mengunjungi Rumah Sakit Raden Mataher Jambi. Kunjungan ini dalam rangka menemani Bundo saya berobat ke bagian THT karena sinusitisnya yang menjadi-jadi.

Sebelumnya, Rumah Sakit Raden Mataher merupakan rumah sakit pendidikan yang ada di Jambi, menaungi Prodi Pendidikan Dokter di Universitas Jambi. Para koas dapat kita temui disana.

Setelah mengurus BPJS,  kami mengantri di depan Poli THT. Tidak lama, hingga akhirnya nama Bundo dipanggil untuk memasuki ruangan pemeriksaan. Sebelum bertemu dokter, keluhan yang dirasakan dianamnesis oleh perawat. Tidak seperti perawat yang pernah saya temui di salah satu Rumah Sakit di kota dimana saya belajar ilmu kedokteran, perawat disini ramah dan asyik diajak bicara. Padahal beberapa bulan lalu, saat kakak dari Bundo saya sakit dan diobati di salah satu rumah sakit di Padang, perawatnya jutek minta ampun.

Rabu, 10 Desember 2014

Manfaat Hijab dari Segi Kesehatan

Catatan Unknown pada 8:42 AM 0 komentar
 Hijab dalam bahasa Arab, حجاب yang artinya penghalang. Dalam konteksnya, kata-kata hijab dapat digunakan untuk pembatas shaf sholat antara laki-laki dan perempuan, pembatas interaksi, ataupun pakaian. Sekarang, tentunya bukan asing lagi kita dengar kata-kata 'hijab syar'i' di dalam dunia fashion. Hijab syar'i itu sendiri merupakan pakaian yang memenuhi 8 syarat hijab, antara lain:

Senin, 08 Desember 2014

Beralih Pada Syiar Kampus yang Lebih Efektif

Catatan Unknown pada 11:56 AM 0 komentar
Syiar merupakan upaya untuk memperkenalkan berbagai hal dalam Islam kepada umat Islam sendiri yang pada kenyataannya masih minim pengetahuannya terhadap agama Islam maupun pada umat bukan Islam. Syiar mempunyai posisi dalam mengubah masyarakat umum menjadi masyarakat semi-afiliasi kepada Islam. Syiar itu bukan sesuatu yang kaku, namun dinamis, dapat berubah sesuai kebutuhan dan kondisi.

Di Forum Studi Kedokteran Islam KM FK Unand, kita mengenal syiar-syiar berbasis event. Ceriwis, Perikarditis, Bedah Shirah, Medis Praktis, dan lainnya. Banyaknya agenda event cukup alot membuat beberapa departemen harus saling mengalah dalam penyusunan time schedule global. Bahkan terkadang beberapa event tidak jadi dilakukan karena adanya event dari departemen lain.


Event bersifat syiar di FSKI kebanyakan dilaksanakan setiap blok. Waktu yang dipakai biasanya sore, sekitar jam setengah lima sampai menjelang maghrib. Untuk mengangkatkan event ini tidak pula semudah membalikkan telapak tangan. Perlu perizinan yang jelas dari dekanat, pencarian gedung yang harus rutin difollow up, belum lagi acara-acara tandingan dari UKM lain yang jauh lebih menarik, pencarian pemateri, waktu yang juga harus disesuaikan dengan sedemikian rupa, dan banyak lagi tantangan-tantangan dalam mengangkatkan event ini.

Sabtu, 06 Desember 2014

Ali Sastra ft The Jenggot - Tuhan Tahu Kita Mampu

Catatan Unknown pada 11:08 PM 0 komentar
Jadi ceritanya hari ini, belajar nge-rapp. Hehe...
Mencoba duet dengan seorang teman yang suaranya kece banget, Lily Fajriati. Lily gantiin Ali Sastra, saya gantiin The Jenggot. Jadilah saya dapat bagian nge-rapp. Beberapa kali dicoba rekam, ternyata saya terlalu cepat nge-rapp-nya. Lily dengan sabar mencoba memperbaiki dan memberi masukan, lebih pelan... lebih pelan... anggap seperti sedang bicara...

Agak sulit, tapi...
Akhirnya selesai satu rekaman ^^
(rekam di HP doang. Haha...)

Saat kau terpuruk dan terjatuh

Pakai pundakku dan kita lawan terpuruk itu
Karena Tuhan tahu kita mampu, kita mampu
Saat beban penuhi pundakmu
Genggam bahuku dan kita bagi bebanmu itu
Karena Tuhan tahu kita mampu, kita mampu 
Pernahkah dirimu merasa gelisah

Begitu hebatnya beban yang harus engkau bawa
Kurasa susah, semangat payah, lalu kau pasrah, hentikan langkah,
Hingga akhirnya kau mengalah 
Disaat itu kau harus tahu

Bahwa Tuhan sebenarnya memberi ujian padamu
Ujian untuk mengukur kadar keimananmu
Ujian untuk mengangkat meninggikan levelmu 
Karena tak ada ujian yang tak bisa dilalui

Karena Tuhan telah mengukur diri ini
Lebih baik hadapi segala beban diri
Hadapi dengan ikhlas di hati 
Engkau tak sendirian menghadapi cobaan

Saudara seiman pasti kan ulurkan tangan
Kita hadapi semua dengan hati terbuka
Yakin ini hanyalah ujian semata 
Saat kau terpuruk dan terjatuh

Pakai pundakku dan kita lawan terpuruk itu
Karena Tuhan tahu kita mampu, kita mampu
Saat beban penuhi pundakmu 
Genggam bahuku dan kita bagi bebanmu itu

Karena Tuhan tahu kita mampu, kita mampu
Bertubi-tubi cobaan pun silih berganti
Seakan-akan tak habis-habis dan tak berhenti 
Kita rasakan semakin lemah setiap hari

Bahkan muncul keinginan tuk coba bunuh diri
Tapi sejenak cermatilah kehidupan ini
Betapa luasnya karunia dari Ilahi 
Meski kadang di tengah, kadang di sisi, kadang di atas, kadang dibawah

Kadang tak dimengerti
Sadarlah kawan, di sepanjang perjalanan
Sungguh hidup ini terus memberi pelajaran 
Karena bagaimanapun selalu ada Tuhan

Yang memberikan kekuatan
Satu persatu, seiring berjalannya waktu
Kita akan tahu sebenarnya yang Tuhan mau 
Tuhan ingin kita jadi manusia yang tangguh

Tuhan ingin agar kita tak mudah tuk mengeluh
Saat kau terpuruk dan terjatuh
Pakai pundakku dan kita lawan terpuruk itu 
Karena Tuhan tahu kita mampu, kita mampu

Saat beban penuhi pundakmu
Genggam bahuku dan kita bagi bebanmu itu
Karena Tuhan tahu, kita mampu, kita mampu 
Aku di sini sedia menemani

Siap bantu jika beban itu mau kau bagi
Jangan pikirkan pamrih, hilangkan semua perih
Jangan lagi terpuruk dan tenggelam dalam sedih 
Genggam erat pundakku, cengkram erat bahuku

Biar segera terbagi semua beban itu
Bersama kita maju dan melangkah tanpa ragu
Hapus semua pilu agar kita terus melaju 
Tuhan tak pernah tidur, apalagi mendengkur

Semua ini jelas-jelas telah Tuhan ukur
Mungkin dengan begini kita kan tahu bersyukur
Mungkin dengan ini kita takkan pernah takabur 
Tuhan ada disini, di dalam jiwa ini

Ebiet G Ade pernah melantunkan syair ini
Ayo bangkit berdiri kalau perlu kita lari
Tetap semangat tuk hadapi semua ini

Selasa, 25 November 2014

Beramal Seperti Lomba Berbelanja

Catatan Unknown pada 10:15 AM 0 komentar
Kebanyakan kita pasti pernah melihat reality show di televisi yang menampilkan 'lomba berbelanja'. Dalam lomba tersebut, perserta diberi keranjang kecil untuk diisi barang sebanyak-banyaknya hingga penuh. Lalu pemenangnya adalah yang harga belanjaannya paling mahal ketika dihitung di kasir. Mereka tidak mendapatkan waktu yang lama, paling banter hanya satu jam. Lalu, bagaimana cara menyiasati berbelanja dalam waktu sesingkat itu untuk jadi pemenang?
 Tentunya hal pertama yang harus dilakukan adalah memilih barang yang mahal, karena semakin mahal pembelian, maka akan semakin besar kesempatan menjadi pemenang. Kedua, berhubung keranjang yang difasilitasi ukurannya tidak cukup besar, maka barang yang dipilih haruslah kecil. Jika mahal tapi ukurannya besar, tentunya tidak akan muat di keranjang. Ketika, waktu yang diberikan hanya sebentar, maka pilihlah brang-banrang yang dekat dengan kasir. Jika pembayaran dilakukan di lantai satu, maka tidak perlu jauh-jauh ke lantai tiga untuk membeli, karena berjalan jauh akan menghabiskan waktu.

Sabtu, 22 November 2014

Tentang Puisi

Catatan Unknown pada 9:49 AM 0 komentar
Dulu suka iseng ke perpustakaan atau ke gramedia, mencari buku-buku kumpulan puisi. Kini semua bisa diakses dari internet. Iseng-iseng mencari profil beberapa sastrawan, jadi tertarik berbagi beberapa puisi yang meluluhkan hati saya.

Check it out!

Yang pertama, adalah puisi yang sebenarnya entah siapalah penulisnya. Puisi didapatkan dari film yang hitz pada tahun 2002, yang tahun ini kembali di-up oleh Line Indonesia, Ada Apa dengan Cinta. Yang paling saya suka adalah puisi yang difilnya ditulis oleh Rangga dengan judul TENTANG SESEORANG.
Namun, yang membuat terkagum-kagum adalah ketika Dian Sastro membacakan puisi itu, penuh emosi namun datar, membuat puisinya benar-benar berarti.

Kamis, 20 November 2014

Talut dan Jalut

Catatan Unknown pada 7:05 AM 0 komentar
Era ini adalah era dimana nabi Musa telah lama meninggal dan Bani Israel terlunta-lunta tanpa diutusnya Nabi dan Rasul. Pada era tersebut, Bani Israel terbiasa membunuh para nabi dan keturunannya. Sementara sebuah kaum yang sangat kejam, Kaum Amaliqah yang dipimpin oleh Jalut, menjajah mereka, membunuh anak-anak mereka, dan menerapkan pajak yang tinggi, Hal itu membuat mereka mengharapkan Allah menurunkan seorang nabi pada mereka. Sementara kebiasaan Bani Israel membunuh para nabi menyebabkan tinggal satu kaum yang dipercaya akan membawa keturunan seorang nabi, Kaum Lawi, yang hanya tersisa satu wanita bernama Hubla. Maka kemudian mereka menjaga Hubla hingga Hubla melahirkan seorang putra bernama Syamil.

Syamil kemudian menjadi Nabi dan Bani Israel meminta kepadanya untuk mengutus seorang pemimpin yang akan memimpin mereka berjihad melawan Kaum Amaliqah. Sebenarnya Syamil tidak yakin dengan keinginan Bani Israel untuk berperang, namun beliau meminta kepada Allah.

Suatu hari, seorang pemuda bernama Talut mencari keledainya di depan rumah Syami. Dari tanduk binatang dan tongkatnya, Allah menunjukkan tanda-tanda kepada Syamil, bahwa yang akan menjadi pemimpin adalah yang tingginya setinggi tongkat tersebut dan mampu membuat minyak dalam tanduk mendidih. Maka ketika Talut masuk, minyak dalam tanduk mendidih dan tingginya pun sama dengan tinggi tongkat tersebut. Maka jelaslah bahwa Talut adalah pemimpin yang telah ditunjuk oleh Allah.

Selasa, 18 November 2014

Adek dan Bantal Busuk

Catatan Unknown pada 7:38 PM 0 komentar
Adek adalah sepupuku, namanya Muhammad Fadlan Alhael, panggilannya Bilal -___-. Di keluarga besar kami, ia lebih akrab dipanggil Adek. Karena diantara semua cucu Abak Gaek (panggilan kepada kakek kami), ialah yang paling kecil. Rumah Adek dan rumahku ada dalam satu kota. Jadi, jika ibunya pergi bekerja, Adek kerap dititipkan di rumahku. Kadangkala Adek tidak mau pulang karena keasyikan bermain dan menginap di rumahku.
Foto Adek dan Abang Imam sedang tidur. Bantal busuk yang dipakai Adek warna putih dengan motif Hello Kitty

Senin, 17 November 2014

Spektrum November 2013

Catatan Unknown pada 8:48 AM 0 komentar
Pastinya sudah sangat terlambat untuk post tentang Buletin Spektrum yang terbitnya sudah dari setahun yang lalu. Namun mau sedikit pamer nih... Buletin Spektrum November 2013 ini adalah buletin nasional pertama yang saya berkontribusi didalamnya, sebagai layouter.

Sebelumnya, Spektrum itu apasih?

Spektrum adalah buletin yang rutin diterbitkan oleh BPN ISMKI (Badan Pers Nasional Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Idonesia). BPN ISMKI sendiri adalah organisasi nasional mahasiswa kedokteran se-Indonesia yang membawahi bidang jurnalistik. Nah, kebetulan salah satu unit kegiatan mahasiswa yang saya ikuti, BROCA (UKM Jurnalistrik Fakultas Kedokteran Unand), adalah institusi yang bernaung ke BPN ISMKI. Karena itu kami mendapat tender pengerjaan buletin Spektrum.

Nah, ini dia link online dari buletinnya...


Selamat membaca ^___^

Sabtu, 08 November 2014

Lee Seung Gi - Will You Marry Me

Catatan Unknown pada 11:38 PM 0 komentar
Awalnya suka lagu ini karena musiknya asyik. Karena lagunya menggunakan bahasa Korea, sayapun tidak paham artinya. Maka jadilah lagu ini dapat dijadikan teman begadang saat bikin Learning Objective untuk mempersiapkan tutorial, soalnya saya tidak akan terlena dengan liriknya. Ternyata, seorang teman yang Korea Addict akhirnya menceritakan kepada saya apa arti lagu ini. Jadilah saya menyukai liriknya yang menggelikan, membuat tersipu malu. Hahaa...

Dan ini lirik yang paling menggelikan tersebut
Na dalmeun aeehana nuh dalmeun aeehana nako
Chunnyun mannyun apeujimalgo nan salgo shipeundae (baris ke 4 & 5)

Yuk Simak terjemahan bahasa Indonesianya.!

Jumat, 07 November 2014

Bye Bye...

Catatan Unknown pada 1:55 AM 0 komentar

Blog ini template nya bukan saya sendiri yang membuat. Template terakhir yang saya coba buat stagnan sampai tiga bulan karena sibuk kuliah dan organisasi. Maklum lah, bertambah senior di kampus dan bertambah semester, semakin sibuk. Maka dari pada template yang tidak jadi-jadi itu dibiarkan menghiasi blog saya, lebih baik saya langsung download template jadi di http://www.ipietoon.com/ hehe... Namun background headernya saya modifikasi jadi kartun buatan saya.

Sekarang, saya sudah benar-benar akan fokus kuliah. Tidak adalagi waktu untuk utak-atik HTML ataupun CSS. Buku-buku koleksi saya akan disumbangkan (untuk saya di masa depan).

Yah, begitulah, sekian curhatan gaje saya... Mohon doakan skripsi saya cepat kelar, organisasi lancar, dan kegiatan non kampus juga berbuah kesuksesan.

Amin...

Sebenarnya ini pun adalah blog baru. Postingannya semua saya impor dari blog lama. Blog lama saya entah berapa kali sudah diutak-atik templatte nya. Sudah tidak asyik lagi. Jadi, selamat datang blog baru., bye bye blog lamaa... HAPUS AKUN

Rabu, 24 September 2014

Lirik Jendela Kehidupan - Saujana

Catatan Unknown pada 9:52 PM 0 komentar
Ada yang tahu nasyid ini?
Kebanyakan pecinta nasyid di kampus yang saya kenal tidak tahu dengan nasyid ini.
Tapi, bukan salah untuk coba mendengarkannya :))
Nasyid ini so... beautiful...

Ini liriknya!!!

Aku ingin hidup secerah mentari
Yang menyinar di taman hatiku
Aku ingin seriang kicauan burung
Yang terdengar di jendela kehidupan 
Aku ingin segala-galanya damai
Penuh mesra membuat ceria
Aku ingin menghapus duka dan lara
Melerai rindu di dalam dada 
Sedamai pantai yang memutih
Sebersih tetesan embunan pagi
Dan ukhuwah kini pasti berputik
Menghiasi taman kasih yang harmoni 
Seharum kasturi
Seindah pelangi
Segalanya bermulaaaa....
Disini...

Indah bukan!? 

Sabtu, 26 Juli 2014

Indonesia Sebagai Pusat Mode Hijab 2020

Catatan Unknown pada 12:14 PM 0 komentar
-Ditulis oleh Irawati Fauziah Fiska pada Dawa' Mini edisi 1 - Juni 2014 Thn XV-

        Tren fashion terus mengalami perubahan dan perkembangan. Di Indonesia, terjadi perkembangan model busana muslim untuk kaum perempuan. Kondisi ini memunculkan banyak desainer berbakat serta pelaku bisnis disektor ini. Indonesia juga merupakan populasi muslim terbesar di dunia serta kekayaan kultur dari ribuan suku yang tersebar di Nusantara. Dengan kondisi ini, indonesia berpeluang besar menjadi kiblat Islamic Fashion dunia. Kementrian Pariwisata dan Ekonomi kreatif optimis Indonesia dapat menjadi pusat busana muslim dunia tahun 2020 karena memiliki keunggulan dibandingkan negara-negara lain.

Jumat, 11 Juli 2014

Gaza Under Attack

Catatan Unknown pada 12:43 AM 0 komentar
Akankah kita diam ketika Gaza dibrutali Israel?
Tidak!
Walau kita tidak ikut berperang, walau kita tidak turut merasakan gema bom dimana-mana. Tapi marilah kita disini tidak lupa untuk #boycott #donate #publish dan #PRAY



Ini adalah karakter laki-laki pertama yang saya buat. Jadi ceritanya, saya menggunakan DP pray for gaza dengan gambar kartun yang saya buat tapi versi perempuan. Kemudian, salah satu teman saya, Doni, yang gendernya laki-laki meminta saya membuat yang versi laki-lakinya. Maka jadilah kebingungan, soalnya sulit mengimajinasikan laki-laki. Apalagi rambutnya, pastilah lebih susah dari pada sekedar membuat jilbab. Badannyapun agak sulit mengukur apakah sudah proposional atau belum.

Dan, akhirnya saya mendownload gambar anime untuk mencocokkan badannya dan membuat rambut asal-asalan.
Hmmm.... sudah seperti laki-laki kan ya gambarnya :D



Kamis, 10 Juli 2014

Pesta Ramadhan

Catatan Unknown pada 10:34 AM 0 komentar
Ramadhan berlalu hampir setengahnya. Rutinitas bangun sahur tidak lagi seberat diawal. Sebagian orang masih beraktivitas seperti sediakala, sebagian lagi melewati siang ramadhan dengan bersantai di rumah. Jarum jam berputar, senja menjelang, maghrib pun tiba. Adzan berkumandang, waktu buka datang. Tidak seluruhnya masyarakat, namun sebagian besar menjadikan waktu buka puasa seperti pesta. Masakan terhidang di meja, mulai dari jenis A sampai jenis Z. Belum lagi takjil yang dibeli di Pasar Beduk. Ups, beberapa menit lalu dapat juga gorengan dari tetangga. Ketika waktu berbuka tiba, semua seperti hendak dimakan. Comot ini comot itu, akhirnya kekenyangan. Sholat maghrib jadi malas-malasan. Mending habis sholat tilawah dulu, tapi faktanya langsung makan nasi. Rencananya mau tarawih, malah ketiduran.

Salahkah kita?

Tidak juga.

Sekarang mari kita lirik saudara kita di Palestina. 74 orang sudah menjadi syahid dan 500 lainnya luka-luka atas serangan brutal Israel yang tidak pandang buluh. Perkampungan warga pun ikut diserang. Ketika Ramadhan tiba, bangun sahur mungkin bukan rutinitas, karena sudah terjaga sepanjang malam dengan perasaan was-was. Dan saat siang, baik yang beraktivitas maupun bersantai, tetap saja tidak bisa melewatinya dengan nyaman. Dan saat adzan berkumandang, berbuka seadanya [jika ada]. Ketika kita bisa mendengar menggelegarnya bunyi beduk, mereka disana bisa mendengar menggelegarnya bom-bom Israel. Ketika kita malas-malasan sholat tarawih di masjid, mereka disana tetap semangat walau nyawa di tepi jurang.

Mungkinkah mereka bisa menikmati makanan A sampai Z?
Mungkinkah mereka bisa menikmati takjil hasil ngabuburit?
Mungkinkah mereka bisa menikmati PESTA RAMADHAN yang kerap kita rasakan?

Salahkah kita?

Hmmm...

Jadi, kita musti gimana???

1. BOYCOTT
2. DONATE
3. PUBLISH
4. PRAY

Apa yang di boikot? Segala produk yang keuntungannya entah kemana dibawa pergi. Uang yang kita belanjakan untuk Coca-cola, Mc Donals, Danone, dan banyak lagi lainnya, akan menjadi peluru yang menghancurkan saudara kita di Palestina. Berusahalah sebisa mungkin menggunakan produk yang tidak masuk daftar boikot ini.

Donasi? Mari sisihkan sebagian uang kita untuk membantu saudara-saudara kita di Palestina. Kita yang sudah terbiasa mandi makanan tiap bulan puasa, mulailah menguranginya. Kurangi uang yang kita gunakan untuk pesta ramadhan dan donasikan ke Palestina.

Publish? Sebanyak-banyaknya sebarkan info kebrutalan Israel ke seluruh pelosok dunia. Via BBM, Whatsapp, FB, Twitter, semuanya. Agar semua orang tahu bagaimana kejinya mereka terhadap rakyat Palestina.

Terakhir, do'a. Tiap waktu, jangan lupa sempatkan tengadahkan tangan kita. Memohon pada Allah atas saudara-saudara kita disana.

Jadi, mulai sekarang, mari kita peduli. Jangan sampai ramadhan kita habis dengan pesta saja. Tapi juga habis dengan ibadah dan do'a yang banyak untuk Palestina.

Silahkan gambar ini di-copy dan disebarkan.

Rabu, 12 Maret 2014

Lirik Christina Perri - A Thousand Year

Catatan Unknown pada 12:59 AM 0 komentar
Kenapa suka lagu ini?
Karena menggambarkan sesuatu yang awet. Lama. Anciet (ga tau dimana letak kunonya, padahal lagu nya baru dirilis tahun 2013).

Lagu ini buat saya menggambarkan hal yang tidak berubah dari waktu ke waktu. Sangat klise!

Dalam hidup saya, banyak hal yang tidak berubah. Dan sulit merubahnya. Seperti permainan yang disukai (main BP-BP-an. Yang gatau tanya saya nih). Suka menyendiri, suka pink, suka ini suka itu, banyaklah... dan sampai saat ini belum berubah. Caused love never change :))

Heart beats fastColors and promisesHow to be braveHow can I love when I'm afraidTo fall   But watching you stand aloneAll of my doubtSuddenly goes away somehowOne step closer   I have died every daywaiting for youDarlin' don't be afraidI have loved you for aThousand yearsI'll love you for aThousand more    Time stands stillbeauty in all she isI will be braveI will not let anything    Take awayWhat's standing in front of meEvery breath,Every hour has come to thisOne step closer    I have died every dayWaiting for youDarlin' don't be afraidI have loved you for a Thousand yearsI'll love you for aThousand more     And all along I believedI would find youTime has broughtYour heart to meI have loved you for aThousand yearsI'll love you for aThousand moreOne step closerOne step closer      I have died every dayWaiting for youDarlin' don't be afraid,I have loved you for aThousand yearsI'll love you for aThousand more      And all along I believedI would find youTime has broughtYour heart to meI have loved you for aThousand yearsI'll love you for aThousand more

 

Se-kepinghati | Powered by Blogger
Blogged by Intan Evrt | Blogger Template by Se-kepinghati Corporation