Rabu, 05 Oktober 2011

Yang Ter- Dari Tandu

Catatan Unknown pada 10:52 PM 0 komentar

Hai hai hai hai hai.....
Ini dia salah satu albumnya TANDU.
Judul albumnya apa ya????
aha!!! 
gimana kalau... "The Best of Each" ????

siiip daaah,,, ayo ayo dilihat!!!

Bang Julpa dan aa' Agam "ter-Gombal",, Gembel kali yee...
Najip, Rey-cut, dan Molen (Nazifah, Raihani dan Maulana) "ter-tidur" PULAS....



Uni Attin dan Uni Dila "ter-tukang ngolo'in" kerjaannya ngerjaiin orang!!!!
Barok dan Patmi "ter-Cempreng" teng teng teng




Nova dan Eja, deuh deuh.... "ter-Childist"
Siti dan Thoriq "ter-lamban" hue hue hue hue... SIPUUUT

Percy, Ika dan mb Dina "ter-InginTauUrusanOrang" hehehehe
Ini dia Ummul, Iza, Candra dan judef para "ter-SOKrajin"

mas Rubi dan ayuk Sepni,, "ter-SOKmanis/gagah" emang manis kok,,, hehhehe

Intan, Merry, Aris, Maya dan Tari,, "ter-Bughot" salah presepsi ah, seharusnya teralim, nih! muahahahahahhaha

Hanif, Miranty, Deni dan Ipul... "ter-JAIM"

Fauzi dan Berlian "ter-so' sexy",,,,, wew,,,,

mb Devi dan Ihsan... "ter-Getol" serrrreeeemmmmm

Heri dan Serly "ter-so' irit" Orang2 hemat, nih! sangking hematnya, hehe...

Maco (eh, Rahman) dan Arrifqi.. ini diee "ter-Lasak" bergerak muluuuuu

Susi dan Kudsi.... my "ter-Gokil" friend......

Afry dan Alfarisi "ter-hyper" GAK BISA DIEEEEMMMM

Muamar dan JUMAIN(sri jumainisa,,, piiiis) "ter-soToy"ini dia dalangnya!!!

Gufron dan Via,, "ter-ceria" Liat aja senyumnya, senyum pepsoden...

Erik, Lucy, dan Agung,, "ter-Cerewet" bla bla bla bla bla

Ani dan Ibnu,, gak pakai ter-ter_an,, Karena mereka memenangkan kategori "WAJAH TANPA DOSA"

Bungan dan Anggit,, "ter-Lola" alias Loading Lambat... Kecuali dalam 1 hal,, yaitu.. 'cinta'

Nining dan Ca'i.... "ter-Cupid" Oh no.... mereka ratu ratu cinta


Albie, Rama, dan Eko... Ini dia "ter-CP CP" alias Curi pandang Cari perhatianh

Selasa, 04 Oktober 2011

Tugas Berhadiah Jutaan Rupiah

Catatan Unknown pada 12:00 PM 0 komentar

Tugas TBB pertama, sebaiknya disimpan sebagai kenang-kenangan

Tugas TBB
Nama    : Intan Ekaverta
NIM       : 116111142
Kelas     : SI-35-04
11.       Kalau Boolean diinputkan dengan satu maka tidak akan berhasil. Karena Boolean hanya bisa diinputkan dengan true atau false.
22.      /* Menulis String */

 public static void main(String[] args) {
String h;
h = "Saya" + "akan"+ "belajar"+ "dengan"+ "menggabungkan"+ "3"+ "buah"+ "variabel"+ "string";
System.out.println(h);
 }
33.       147 Hello! World! True
Pertama kita ketahui bahwa h=Hello!
Lalu, x=40+77, yaitu 117
b itu false
h adalah h + world!, jadi Hello!World!
hasilnya ((x+30)+h+!b) berarti (177+30) + (Hello!World!) + (!false)
!false artinya bukan false, berarti true

Jadi, tulisan yg muncul adalah  147 Hello! World! True
44.       Tidak boleh.
Main merupakan fungsi yang akan menjalankan kode dibawahnya secara otomatis . Jika menggantinya, maka kode tersebut takkan terjalankan.
55.       /* Main Tipe Data*/
public static void main(String[] args) {
 int x;
int y;
String h;
String i;
x= 105 + 35;
y = x+ 75;
 h = "25 25";
i = "Testing";
System.out.println(h+(x+y)+i+” “+h);
}
Tidak dapat dipungkiri, saya suka bahasa aneh ini, namun, entah mengapa terasa sulit~
hoooo~

Selasa, 27 September 2011

Lirik Dido - Don't Leave Home

Catatan Unknown pada 2:37 PM 0 komentar
Like a ghost don't need a key
Your best friend I have come to be
Please don't think of getting up for me
You don't even need to speak

When I've been here for just one day
You'll already miss me if I go away
So close the blinds and shut the door
You won't need other friends anymore

Oooh don't leave home, ooh don't leave home

And if you're cold, I'll keep you warm
If you're low, just hold on
Cause I will be your safety
Oooh don't leave home

And I arrived when you were weak
I will make you weaker, like a child
Now all your love you give to me
When your heart is all I need

Oooh don't leave home, ooh don't leave home

And if you're cold, I'll keep you warm
If you're low, just hold on
Cause I will be your safety
Oooh don't leave home

Oh how quiet, quite the world can be
When it's just you and little me
Everything is clear, everything is new
So you won't be leaving will you

And if you're cold, I'll keep you warm
If you're low, just hold on
Cause I will be your safety
Oooh don't leave home

Cause I will be your safety
And I will be your safety
And I will be your safety
Oooh don't leave home

Kamis, 22 September 2011

Mentoring dan Kerinduan Hati

Catatan Unknown pada 12:51 PM 0 komentar

Pagi itu aku telah rapi. Rok jeans dan kemeja coklat memadu tepat ditubuhku. Jilbab coklat yang kusampirkan hingga kebawah dada menutupi auratku. Kusapa teman-teman satu kosku, Fina, Ika, dan Diba. Merekapun sama rapinya, berbalut pakaian syar'i hari ini. Bahkan Fina yang biasanya tak mengenakan jilbab pun kini tampak semakin cantik dengan balutan kerudung di kepalanya.

Berempat kami berjalan bersama, menuju ramainya aula. Ya, begitulah suasananya, beda dari hari-hari sebelumnya. Lingkungan yang biasanya berserakan dengan rambut-rambut panjang tergerai, hari ini semuanya tertutupi jilbab. Jalan pun, dipisahkan mana yang laki-laki dan perempuan.

Hari ini adalah hari Opening Mentoring Pendidikan Agama Islam di kampus kami. Setiap mahasiswa baru yang mengambil mata kuliah Pendidikan Agama Islam wajib mengikuti mentoring dan beberapa acara-acara yang diadakan oleh Badan Mentoring di kampus. Dan tentunya, aturan pakaian syar'i mengikat selama berlangsungnya kegiatan yang dikenal juga dengan praktikum agama ini.

Mengisi absen di meja registrasi, masing-masing kami kemudian mendapatkan cap kehadiran di kartu penilaian. Kemudian kami masuk dan duduk berdekatan. Acara pun dibuka dengan lantunan suci ayat al-Qur'an, tausiah, dan hiburan. Subhanallah, sudah lama sekali rasanya tidak menghadiri prosesi acara yang suasana islaminya kental seperti ini.

Aah, ini semua hanya membuat hatiku tiba-tiba beku, dingin sekali. Entah kenapa kemudian muncul perasaan rindu.

Rindu!?

Ya, rindu. Tiba-tiba aku merindu. Tapi sungguh aku tak tahu pada apa aku merindu.

Acara selesai. Tibalah dalam rangkaian acara terakhir, pertemuan 'nol' dengan kelompok mentoringnya masing-masing. Kelompok disini dibagi berdasarkan nomor induk mahasiswa. Tentunya dengan begitu satu kelompok terdiri dari orang-orang yang duduk di kelas yang sama. Aku dan Diba jadilah satu kelompok.

Kak Medi, angkatan 2008, beliaulah yang menyambut kami dengan senyum semangat dan penuh cinta. Beliaulah mentor kelompok kami. Keceriaan dan kasih sayang yang terpancar dari senyum manisnya membawa daya tarik tersendiri bagi kami, mentee yang bisa dibilang polos dalam dunia da'wah.

Selesai pertemuan "nol", kuputuskan untuk sedikit membuat diskusi dengan Kak Medi. Satu hal yang kutanya, "Apa bedanya mentoring dengan liqo?"

Beliau langsung bertanya balik apakah aku pernah liqo' sebelumnya dan menjelaskan, bahwa kelompok mentoring yang sekarang ini hanyalah sementara, hingga berakhirnya semester satu. Setelah itu akan ada follow up mentoring untuk yang ingin melanjutkan. Sementara liqo' menjadi follow up bagi siapa yang sebelumnya sudah mengikuti mentoring, baik di sekolah maupun lainnya.

Aah, aku jadi ingat suatu masa, ketika aku SMP dulu. Sekolahku mewajibkan mentoring bagi seluruh siswa. Bahkan hari Jum'at menjadi hari rutin pertemuan kelompok mentoringku. Dibanding ceramah-ceramah ustadz, tidak tinggi ilmu yang akan didapatkan disana. Namun bagiku mentoring adalah sebagai charger yang akan membuat batrai imanku kembali penuh terisi. Setelah mentoring selalu ada ruh baru yang menggejolak, memberikan semangat kuat dan pemahaman.

Tidak hanya itu, dimentoringlah dulunya aku merasakan manisnya ukhuwah. Betapa indahnya ketika kami saling bertemu, tertawa bersama, menangis bersama, diskusi, bertukar kado, saling dengar, curhat, dan berbagi ilmu. Dengan seorang mentor yang tampa pamrih membimbing kami, menjaga semangat kami agar amalan yaumi kami selalu dalam keadaan yang baik. Terkadang kami isi jadwal dengan memasak, jalan-jalan, atau sekedar makan bakso di luar. Dan yang paling indah adalah, ketika kami bertemu dan berpisah karena Allah. Karena mengorek ilmu-Nya, bertafakur, muhasabah, dan saling menasihati.

Tapi alangkah sedihnya, aku kemudian lulus SMP dan harus pindah ke luar kota untuk melanjutkan SMA di sebuah sekolah berasrama. Tentunya tidak ada lagi mentoring. Tidak ada lagi suasana saling mengingatkan. Iman di hati tak lagi mendapatkan isi batrai yang baru. Perlahan, muroja'ah hapalan yang rutin sudah sejak SD kulalui tiada lagi dalam list agenda. Kesibukan sekolah mengurangi intensitas tilawah. Bangun malam jarang. Azan subuhlah yang kemudian menjadi alarm. Bukan lagi bisikan cinta sepertiga malam terakhir.

Aah, semakin lama semakin hampa rasanya. Aku sendiri, ya, sendiri. Tidak ada teman lagi yang sudi mengingatkan karena Allah. Tidak ada mentor lagi yang mengontrol amalan, menanyakan tiap Jum'at siang.

Rasanya sudah terlalu panjang aku berjalan menjauh, hati pun mulai sesak. Aku sudah terlalu rindu. Sudah lama menanti adanya teman.

Entah senang apa yang muncul ketika aku lulus SMA. Aku banyangkan diriku di bangku kuliah, sedang bercengkrama dengan komunitas yang seperti SMP dulu. Bercerita tentang sirah dan hadist, menekuni ayat-ayat al-Qur'an, saling menasihati dalam kebaikan dan mencegah dalam kemungkaran, sama-sama memperbaiki diri, menjadikan akhirat sebagai tujuan utama. Bukan dunia. Bukan sekedar menjadi kaya, beruang, punya keluarga elit. Bukan!!! Tapi menjadi ahli syurga.

Dengan senyum penuh makna, kutinggalkan SMA, kumasuki bangku perkuliahan.

Dan tibalah hari ini, hari yang kunanti-nanti. Hari dimana celah pertemuan aku dengan komunitas impianku terbuka. Hari dimana kerinduan yang dalam akan suasana seperti SMP dulu akan terlepas. Dan Kak Medi, orang yang dengan penuh harap, kuingin ia menjadi pintu bagiku untuk menikmati indahnya iman dan ukhuwah, yang seperti dulu.

"Dek, kamu sudah dapat kelompok liqo', tapi untuk satu semester ini, sabar ya, karena kelompoknya ada dua. Satu liqo' dan satu lagi mentoring. Karena mentoring ini untuk memenuhi nilai PAI, sementara liqo' jadikan sebagai pengobat hatimu."

Alhamdulillah...

Disanalah akhirnya aku dipertemukan dengan saudara-saudara baruku. Bukan dimentoring bersama Kak Medi, dimana kami datang sekedar memenuhi tuntutan dosen agama. Tapi kelompok yang lain dengan seorang murobbiyah yang super. Kelompok yang nilainya tidak terhitung SKS, kelompok yang ada karena sebatas punya keinginan. Juga teman-teman yang sepertiku, yang menatap penuh harap pada 'jalan itu'.

Kini, aku telah mengecap lagi manis yang kurindukan. Manisnya iman, manisnya cinta, manisnya ukhuwah, dan manisnya waktu yang habis di jalan-Nya.

~ I love mentoring ~

*Cerpen diatas berdasarkan kisah nyata dari seorang akhwat yang sempat limbung kehilangan cahaya. Dengan sedikit tambahan asam manis goresan tangan.

Kamis, 15 September 2011

Lirik Melly Goeslaw - Bimbang

Catatan Unknown pada 11:02 PM 0 komentar
Ada yang ingat lagu ini? Soundtrack-nya Ada Apa dengan Cinta?


Pertama kali aku tergugah

Dalam setiap kata yang kau ucap
Bila malam tlah datang
Terkadang ingin ku tulis semua perasaan



Kata orang rindu itu indah
Namun bagiku ini menyiksa
Sejenak ku fikirkan untuk ku benci saja dirimu
Namun sulit ku membenci



Pejamkan mata bila kuingin bernafas lega
Dalam anganku aku berada disatu persimpangan jalan yang sulit kupilih



Ku peluk semua indah hidupku
Hikmah yang ku rasa sangat tulus
Ada dan tiada cinta bagiku tak mengapa namun ada yang hilang separuh
diriku

Jumat, 09 September 2011

Tidak Kokoh

Catatan Unknown pada 12:25 PM 0 komentar
Jiwaku
pagi
petang
siang
malam
sebentar bertandang
lalu hilang
tiada tetap
tiada mengulang
MENGAPA TIDAK KOKOH?


Selasa, 09 Agustus 2011

Tandu's Timeline

Catatan Unknown pada 10:45 PM 0 komentar
Kenangan bersama TANDU (angkatan dua MAN Cendikia Jambi). Cerita ini dimuat dalam buku tahunan angkatan dua.

Guys…
Kehidupan itu seperti sebuah buku, terdiri dari lembaran-lembaran yang lebih akrab kita sebut kronologi kehidupan.
Bijak banget, kan kata-katanya…
Oleh karena amat sangat super bijak sekali, dilembaran yang satu ini musti dibahas kisi-kisi kehidupan Tandu mulai dari awal sampai akhir (ngga ding, sampai tanggal pembuatan timeline ini aja, kali!). Okey, dari pada belit-belit kayak tali tambang, langsung aja semuanya kita putar mulai dari hari lahir tandu, yaitu 12 Juli 2008 di Pijoan tepatnya di MAC sebelum jadi MANC yang diresmikan pada tanggal 11/03/09 oleh menteri agama dan menteri pemberdayaan aparatur negara (ciee… yang ketemu menteri  RI) yang diikuti pensi seru tiga hari setelahnya. Hohoho…  Hari itu, lahir tiga puluh big baby bersamaan dengan lahirnya 8 orang induk semang (inisialnya, Rpd, Mtb, NL, YM, Agt, Hst, Mskr, dan Donut, eh, Dunan!!!). Kalau seorang bayi, terlahir dalam keadaan suci, Tandu justru lahir ke tempat yang suci (dalam tanda kutip). To the point aja, sebenarnya penjara suci. Serrrammm!!!! Ah, ngga juga, kok.
Masih merah-merahnya gitu, tandu udah dikuras abis. Dimulai dari MOS yang super mendidik. Yang penuh ceramah dan hukuman dari kakak kelas, yang berujung dengan outbond (19/07/2008) seru. Dilanjutkan dengan seabrek masalah sekolah ribet yang membuat tandu kaget habis-habisan. Untung, ngga ada yang jantungan.
40 hari, coy, tandu benar-benar diisolasi dari dunia luar alias “UZLAH”. Gile benerrrrr….. ngga tahu informasi dan ngga sedikitpun berkomunikasi dengan orang tua. Sampai akhirnya diadakan pelepasan masa uzlah (23/08/2008) yang memperbolehkan kembali tandu berkomunikasi dengan orang tua walau ngga sesering waktu SMP dulu lagi. Jadilah, sehari boleh balek… hqhqhq…
Itu baru permulaan. Kalau ibarat Dora the Explorer, tandu baru aja mau buka peta.
Beberapa bulan kemudian, tandu uji nyali lagi. PERSAMI. Perkemahan sabtu minggu (15/11/08). Malamnya tandu dibentak, digertak, diintrogasi sama guru. Tapi jangan salah-salah, coy! Ditahun-tahun berikutnya giliran tandu yang ngebentak-bentak adek kelas. Jadi bisa balas dendam, dong! (Busuk hati nian, sih…).
Ngga, ding! Tandu bukan tipe yang pendendam, kok. Hmmm… ngomong-ngomong soal ngga dendam, tandu punya cerita yang lebih parah dari pada bentakan di persami. Ssstttt… tapi diem-diem aja, ya, soalnya ini rada-rada mirip dengan kekerasan senior di STPDN dulu (lebay…). saat pelajaran olahraga yang diikuti oleh kelas XI IA 2 (tandu) dan XII IS 2 berlangsung (30/10/2009) terjadi kesalahpahaman yang berujung pada perkelahian (kaum pria doang, kaum hawa nyumbang air mata) alias pukul-pukulan. Yang jadi kekerasan, malamnya kakak kelas nyamperin salah satu kamar tandu dan mulai mukulin adek kelas satu persatu. Wah, KDRA (Kekerasan Dalam Rumah Asrama) itu namanya. Jangankan memperaktekan kekerasan ini pada adek kelas, ngadu guru aja ngga. Baek banget ya, Tandu itu. Bukan takut, lho, malas aja cari gara-gara.
Beberapa cowok tandu juga pernah dipukul pembina asrama dengan tangkai sapu sekuat-kuatnya (6/03/2010). Tapi ini ada sebabnya, bro! PELANGGARAN. Yups,itu terjadi karena salah tandu yang kurang disiplin.
Ngomong-gomong soal kurang disiplin, sebagai masyarakat biasa, jelas tandu pernah melanggar aturan. Mulai dari telat ke mesjid samai beli sabun. Hah? Beli sabun? Hahaha… Kedengarannya emang lucu, coy, tapi ini nyata. Usut punya usut, ternyata beberapa tandu cowok pernah keluar pada hari Minggu tanpa izin pembina asrama untuk beli sabun keluar lingkungan sekolah. plus, pada saat yang sama beberapa anak lagi numpang mandi ke rumah Pak Camat (dengan tuntunan anaknya yang juga tandu) karena asrama mati lampu dan ngga ada air. Alhasil, mereka semua dapat tanda T di kepala masing-masing yang berarti Tatib.
Pelanggaran apa lagi yang pernah dilakukan anak-anak tandu?
Anak-anak tandu juga ada yang pernah bawa handphone, merokok dan dituduh mengkopi soal SKI sampai diskros 2 minggu. Dituduh aja kalee. Ssstt… tapi pernah juga lho ada yang berani ngerekam soal. Wah, kreatif…
Ada juga yang pacaran sampai diskros. Padahal anak tandu pernah disumpah (19/04/2010) untuk ngga pacaran. Wew! Ah, namanya juga ABG, kalau masalah perasaan itu biasa. Cinta dan cemburu emang jadi warna. Hahaha…
Tandu juga pernah melakukan pelanggaran bareng-bareng, seperti sekelas ngga ke kelas pada hari jum’at (13/11/2010). Itu karena dikira gurunya ngga bakal datang. pernah nyaris seangkatan ngga ngikutin kegiatan di mesjid waktu classmeting semester kelima. Kompakkan tandu? Tuh, sangking kompaknya melanggar pun bareng-bareng. Hahhai…
Ngga cuma dalam pelanggaran, kekompakan tandu juga kelihatan dari moment-moment terentu, seperti saat satudy tour (13/06/2010) yang seru ke universitas-unversitas ternama di Indonesia, jalan-jalan ke Candi Muaro Jambi (25/10/2010), bakar jagung (17/07/2010) dan kegiatan-kegiatan yang seabrek di Cendikia. Pokoke tandu shiiip, dah…
Dan kompakan tandu ini akan abadi untuk selamanya sampai akhir nanti (lebay…) walau tandu tidak seutuh dulu lagi. Lho, kok ngga utuh? Yak, soalnya ada anggota tandu yang “out” karena sakit yang katanya parah banget sangking parahnya bisa pingsan setiap menit (7/07/2010). Ngga masalah,walaupun tandu jumlahnya tinggal dua puluh sembilan, kepergian teman yang menyakitkan ini ngga menggoyahkan semangat dan kekompakan tandu yang super banget.
Wew… sanking kompaknya tandu, kalau kata guru, apa yang terjadi di arama putri, yang di asrama putra juga bakal tahu. Dan sebaliknya. Hmmm…. Emang apa aja, sih yang terjadi di asrama putri dan asrama putra?
Okay, di asrama putra pernah terjadi kebuntungan. Buntung? Yups!!! 3 laptop sekaligus hilang dicuri, men! Tepatnya pada saat penduduk tandu sedang mengikuti try out stan (24/09/2010) di Titian Teras. Weleh weleh… Makanya, yang namanya barang berharga itu harus dijaga baik-baik. Ingat kata Bang Napi, kejahatan terjadi bukan Cuma karena ada niat, tapi juga karena ada kesempatan. Ya, mana tahu aja waktu itu malingnya Cuma mau sembunyi doang, tapi karena ngeliat laptop berserakan, gosop aja sekalian! Eits, ternyata, bukan asrama putra doang yang pernah kecolongan. Asrama putri juga, bo’. Parahnya, kejadiannya malam dan malingnya matiin lampu saat seisi asrama sedang lelap bobo. Masuknya dari jendela, lagi. Alhasil, kamar yang dimasukin teriak rame-rame (16/05/2009). Eh, sebelumnya juga pernah kejadian kecurian duit di asrama putri. Tapi penduduk kamarnya tidur lelap banget sampai-sampai ngga sadar di kamarnya ada yang ngelayap.
Waduh, berani banget sih Om Maling masuk-masuk kamar cewek. Om malingnya sadar atau ngga, tuh, ya? Atau Om malingnya lagi kesurupan. Kesurupan?
By the way, sehubung keceplos soal kesurupan, di asrama putra juga ada yang pernah kesurupan. Sebut saja Albie, pada malam minggu (26/09/2010), dia iseng dengerin kaset ruqiah. Eh, bukannya dijauhin setan, malah dimasukin jin. Hahaha… dan berawal dari keurupan Albie inilah beberapa hari sesudahnya (29/09/2010) terjadi kesurupan massal. Wah, wah, sekitar 8 orang kesurupan pada malam itu. Shit, dah, itu JIN!!!
Waduh, udah berapa lembar, nih?
Tuh, kan, kalau cerita tentang tandu itu memang serunya minta ampun biar sebenarnya ngga punya salah, sampai-sampai ngga terasa udah ribuan lembar habis. Oh, God.
Okey, baiknya emang sekian dulu kita cerita tentang tandu. Pokoke ingate buat anak-anak tandu kalau tandu itu kompak dan seru banget. So, anak-anak tandu ngga boleh saling melupakan karena menurut Bowling for Soup, High School Never End!!!
Daahh… salam hangat buat tandu…

by: Intan Ekaverta
Insya Allah kalau ada waktu dilanjutkan sampai kelulusan dan diperpanjang. ^_~

 

Se-kepinghati | Powered by Blogger
Blogged by Intan Evrt | Blogger Template by Se-kepinghati Corporation