Jumat, 07 Juni 2013

Huru Hara 28 D

Catatan Unknown pada 9:04 AM 0 komentar
Waaah, rasanya baru kemaren melewati BAKTI 2012, jadi maba (untuk yang kedua kalinya *ups...), sekarang sudah sampai aja di puncak tahun satu. Artinya, sebentar lagi bakalan dapat kelompok tutorial baru. Hmmm... benar-benar bikin nano-nano. Seperti yang sudah sama-sama kita ketahui (Kita!? Lo aja kali -__-), yang paling khas dari tutorial itu adalah sharing pendapat. Dan tentunya, untuk makhluk yang berinisial sharing ini, butuh yang namanya 'KLOP' antar pen-sharing. Buat tipe-tipe orang seperti saya yang individualis cuekis abis dan agak susah mengompakkan diri, bakalan susah banget yang namanya  meng-KLOP-kan diri dengan orang-orang baru.
Apalagi yang namanya sudah ada chemistry dengan orang-orang purba (*baca: lama), membuat rasa nyaman yang telah terbina sejak raja api menyerang ini tak ingin rasanya pupus sia-sia. Tapi apa boleh dikata, mahasiswa tetaplah mahasiswa, dosen tetaplah dosen, koor blok tetaplah koor blok, dekan tetaplah dekan. Kuasa tidak sepenuhnya ada digenggaman mahasiswa walau menurut sejarah mahasiswa selalu ampuh untuk menggenggam penguasa, hihihi... Terima tak terima, kelompok memang harus berganti. Mau tidak mau, memang harus menyesuaikan diri lagi dengan orang-orang baru.

Nah, oleh karena itu, penulis berinisiatif untuk mengabadikan teman-teman purba (kelompok yang lama) di Blog geje ini. Oke, kata pengantar siap, sekarang masuk ke isi... Chek it out!!!

Hari itu, dengan semangat maba, saya melihat pengumuman pembagian kelompok di mading akademik. Dimulai dari baris pertama paling kiri. Kelompok satu... ngga ada nama gue, kelompok dua.... ngga ada nama gue, kelompok 7........ juga ngga ada nama gue, kelompok 10..... juga ngga ada nama gue, kelompok 15....... huaa jangan-jangan gue ngga dianggep, kelompok 20........ apa gue benar-benar lulus ya, disini?? kelompok 25...... haduuuuhhh... paniiiikkk.... and the last one!!! kelompok 28........ INTAN EKAVERTA tau gini, tadi gue liatnya dari bawah kanan, bukan kiri atas -___-" (NB: Telah diperlebay).

Alhasil, didaptkanlah nama-nama purba yang takkan terlupakan!!!!

Citra Resmi Dewanti
Sebut saja Citra, anak Pekan Baru yang saaaaaaannnnntttttaaaaaaiiiiiii banget. Citra paling suka jual-jualan. mulai dari jualan rok sampai modul histologi. Kalau makan, maunya yang murah-murah. Kalau julo-julo paling semangat 5.000 per hari. Cocok banget lah jadi bendaharanya 28. Hobinya traveling ke tempat-tempat wisata. Hidupnya tanpa beban. Eh, tapi satu ada beban yang selalu dibawa Citra kemana-mana, yaitu komplikasi BROCA yang bikin Beb yang satu ini kalau ngomong suka salah-salah. Seharusnya Citra dulu ikut OR UKM Jurnalistik BROCA di kampus. Sayang sekali, minat Citra itu ilmiah. Wew...

Denada Florencia Leona
Panggilannya Dena, konon akhir-akhir ini ada someone yang memanggilnya dengan nama kesayangan "Denandut", dikarenakan kelangsingannya tidak jauh beda dengan saya. Yaah, kesan pertama melihat Dena begitu perfect. Dena terlihat seperti anak super duper pintar yang egois dan sama sekali tidak humoris. Tapi ternyata, setelah mengenal Dena, melihat kedatangannya saja sudah membuat bibir lentur pengen ketawa. Dena juga baik banget, pandai menghibur, dan mudah bergaul dengan siapa saja. Cewek manis yang satu ini merupakan K-POP Lovers tingkat dewa, lho... wew.... Mulai dari Lim Bung sampai Sam Bung dia tau semua. Bahkan Xu Ching Gha Ryoung pun dia hapal. Keren banget, yaak... Dena juga punya kisah 'Cinta Dalam Hati' yang sulit diungkapkan sehingga membuatnya teriris tiap kali memotong bawang. Tenang, cinta itu pasti datang, Dena, kita diciptakan sudah punya Ab.a.ng-nya masing-masing. Yang penting memperbaiki diri dulu. Satu hal yang tidak akan saya lupakan dari seorang Dena, cayahnya yang minta maaf. It's Okey, biar cayah yang penting bertanggung jawab. Gue suka gaya loe!!!

Denisa Alfadilah
Gadis asal Serang yang satu ini, benar-benar rentan terserang galau. Konon katanya ada kisah yang sulit sekali diungkapkan. Berhubung saya tidak berpengalaman dalam hal yang satu ini dan juga tidak punya orientasi yang pasti, jadi saya pun susah untuk ikut menyelesaikan tiap permasalahan 'si pemilik secuil darah Payakumbuh' yang lebih akrab dipanggil Denis ini. Eits, dia cewek, lho, bukan cowok. Denis adalah kestari paling oke seantero 28. Kerajinan tangannya jangan diragukan lagi. Mulai dari absen sampai origami mah lewat kalau sudah tersentuh tangan Denis. Seakan-akan Denis punya sihir yang membuat segalanya jadi rapi. Denis adalah anak yang hobi banget 'jalan-jalan'. Mau ke PA, ke Basco, ke Gramed, ke Taplau, ajak Denis, deh. Dia bakalan mau. Sampai-sampai pernah kecolongan BB di Pasar Raya. Pas itu perginya sama saya. The last, satu pesan untuk Denis yang dikenali dengan kata-kata marasmus, tetap semangaaat!!!!

Fitri Amelia Rizki
Ini dia kestari kedua 28. Disiplin, teguh pendirian, tangguh, prinsipnya kuat. Pertama kali ketemu Fitri waktu BAKTI di Unand atas. Tapi abis itu sempat lupa, hingga akhirnya diingatkan kembali ketika BAKTI di Unand bawah :). Fitri adalah orang pertama di kelompok yang saya kenal. Darah padang berdomisili di Riau ini adalah anak yang terlahir ilmiah dan hygienist. Sabun dan hand sanitizer siap sedia dibawa kemana-mana. Fitri juga jadi gudang mencari bahan kulian saya lho. Mau rekaman kuliah? Minta fitri. Mau foto histologi? Minta fitri. Yaah,, pokonya jangan ragukan lagi deh, kerajinannya Fitri. Kosannya Fitri juga jadi tangkringan 28 kalau lagi butuh tempat nyantai yang dekat. Jadi Fitri musti selalu siap dengan segala keberantakan yang kami ciptakan dikosannya yang nyaman.

Harist Tampubolon
Ini dia ketua 28. Tapi, ini dia juga rekor paling ter-bully di 28. Satu-satunya makhluk ber-genre pria di 28 yang seringkali diomeli karena satu dan lain hal oleh anggota-anggota lainnya. Tapi Harist tetap sabar dan tawakkal. Harist juga merupakan makhluk yang jarang kumpul dengan 28. Maklum, lain sendiri. Hihihi,,, Apa lagi, ya tentang Harist? Hmmm.... bingung deh, yang jelas Harist adalah Orang Percobaan sejati 28 kalau lagi praktikum. Soalnya Harist lah orang yang paling memenuhi syarat. Itu saja kali ya, tentang Harist. Berhubung Harist jarang ikutan kumpul-kumpul, jadi, maaf ya Harist, kalau sampai saat ini saya belum mengenal Harist sebagaimana saya mengenal teman-teman 28 lainnya. Tapi, tetap semangat, Harist. Jadilah pemimpin yang tegas!

Megi Rantau RS.
Yang paling penting dari Megi adalah, RS itu bukan Rumah Sakit. Tapi nama marganya Megi, Royalne Samalinggai, nama yang paling sulit dihafal diantara semua 28. Sesulit bahasanya Megi yang sering ia gunakan ditelepon. Megi adalah pendatang baru di 28 yang datang tak dijemput tapi pulang minta diantar. Megi tidak jauh-jauh dari Citra, sama-sama enjoy abis. Megi suka banget Agnes Monica sampai-sampai dinobatkan sebagai Agne-nya 28. Eh,, "S" nya lupa. Megi super keren kalau lagi nyanyi. Yah, mungkin juga itu effect-nya Tante Agnes. Yang paling tak terlupakan dari Megi adalah suaranya yang tidak angin tidak ada hujan tiba-tiba muncul memanggil "Intan" dengan suara yang cetar badai membahana setiap saya lewat disamping kosannya. Maklum, kami tetangga -___-".

Mhicya Utami Ramadhani
Ini dia nama dengan penulisan tersulit di 28. Mhicya itu ada kepanjangannya, tapi saya lupa. Ingatnya cuma yang C, yaitu Cinta. Gadis imut ini pandai banget nyanyi, lho. Secara, anak PaDus. Mhicy adalah anak yang semangat 45-nya untuk menggapai prestasi begitu menggebu-gebu. Bukan cuma itu, semangat mem-bully-nya juga tak kalah menggebu-gebu. Apalagi kalau Mhicy dan Dena mulai  bersiteru, wah, keadaan tiba-tiba berubah seru. Kalau secara kronologis, Mhicy adalah anak paling muda di 28. Tapi secara biologis, Mhicy adalah anak paling matang karena lihai dalam make-up dan kemana-mana selalu sedia bedak.

Nurul Husna Muchtar
Panggilannya Nurul, anaknya 'terlihat' kalem diawal-awal, tapi ternyata itu persepsi yang salah. Nurul adalah anak yang warna bajunya selalu senada dengan warna histologi. Kalau lihat foto keluarganya Nurul, seakan-akan kita melihat Nurul dimana-mana. Sampai-sampai kepala pusing berputar melihatnya. Tapi mudah kok mendeteksi yang mana Nurul, cari saja yang paling cantik, itu kakaknya Nurul, yang cantik kedua, kakaknya Nurul yang nomor dua *eh... Nurul cantik keberapa dong? Abis semua sama. Menurut gosip yang beredar, nih, Nurul sebentar lagi akan dijodohkan dengan pemuda soleh antah berantah dan akan segera menikah. Wah, mendahului yang lebih tua. Tapi ngga papa Nurul, yang penting pada sesi makan-makan saya diundang.

Ranny Anneliza
Entah mengapa ketika mendengar Ranny memperkenalkan diri yang pertama teringat adalah pelajaran tentang phylum annelida, hihihi.... Ranny adalah anak yang dulunya hobi lalok tapi sekarang katanya ngga hobi lagi. Anak yang satu ini berkesan tangguh, dapat dibuktikan dengan dialeknya saat mengatakan kata 'TAGODOK'. Ranny adalah orang pertama yang saya rasakan ketulusannya dalam emnuntut ilmu kedokteran. Sepertinya ia begitu ingin menolong orang. Hal itu dapat dilihat dari keseriusannya tiap SL dan praktikum. Saya yakin sekali Ranny lebih suka praktek dari pada teori. Tapi Ranny lihai baik dalam praktek maupun teori. Darah Payakumbuh ini suka banget dengan Team Medical Dragon. Favoritnya adalah Assada Sensei. Semoga suatu saat nanti Ranny benar-benar bisa menjadi Asada, yaak....

Rizki Audita
Bisa dipanggil Kiki, makhluk berkostum histologi yang semuanya serba teratur. Ekspresinya bukan main hebat, tidak ada yang bisa menirukan. Apalagi ketika bibir Kiki bergelombang, seakan-akan dunia ikut bergelombang. Itulah sebabnya saya menobatkan Kiki sebagai "Mother of Expression" 28. Kiki sangat hobi sariawan, *eh... tapi sekarang sepertinya hobi itu sudah ditinggalkan. Yang paling menonjol dari Kiki ini adalah kebundokanduangannya. Kiki juga mengakui bahwa ia sudah punya orientasi jelas akan orang dimasa depannya, sehingga tidak mudah nge-fans dengan korea-koreaan yang juga disukainya. Wah, sudah pernah cicipin puding buatan Kiki? Rugi kalau belum!!!! Ayo buruan beli.......


Ada sedikit gallery 28, nih...


Sekian dulu uraian saya tentang 28. Semoga terpecah belahnya letak 28 nantinya tidak memecah belah persatuan hati dan chemistry yang telah terbina dari blok 1.1. Akhir kata, semoga 28 dapat menggapai cita-citanya masing-masing. Sukses terus 28!!!

Salam terapeutik :)








Senin, 25 Maret 2013

When Tere Liye Been Here

Catatan Unknown pada 7:57 AM 0 komentar
Acara Puncak Journalism Week 2013
Oleh: BROCA's crew
















Selasa, 19 Maret 2013

Ulang Tahun BROCA ke-21

Catatan Unknown pada 8:10 AM 0 komentar






























Jumat, 01 Februari 2013

28 in MFAF

Catatan Unknown pada 11:43 AM 0 komentar






Selasa, 01 Januari 2013

Journalism Week

Catatan Unknown pada 12:57 PM 0 komentar

Guys... ada lomba nih... ayo ayoo ikut....

1.    Contact Person
Nesha Pratiwi (Pendidikan Dokter 2012)
Hp                                    : 085766422485
Email                               : neshapratiwi356@gmail.com (email digunakan untuk pengiriman karya)
No.Rekening                   : 553501006654535 a.n Nesha Pratiwi (rekening untuk mengirimkan uang pendaftaran lomba)

2.    Bidang yang dilombakan
a.    Cerpen
b.    Fotografi


3.    Tingkat
Provinsi Sumatera Barat-Riau

4.    Peserta
a.    Siswa SMA/ MA/ Sederajat se Sumbar-Riau
b.    Mahasiswa Universitas/ Politeknik/ Poltekes/ Sekolah Tinggi lainnya se Sumbar-Riau

5.    Hadiah
a.       Juara 1 Lomba Cerpen/ Fotografi:
· Trofi Journalism Week 2013
· Uang Tunai sebesar Rp500.000,00
· Tiket Seminar Nasional, Talkshow Menulis dan Jurnalistik, JW 2013. (2 SAPS Nasional)
· Sertifikat Penghargaan
b.      Juara 2 Lomba Cerpen/ Fotografi:
· Uang Tunai sebesar Rp300.000,00
· Tiket Seminar Nasional, Talkshow Menulis dan Jurnalistik, JW 2013. (2 SAPS Nasional)
· Sertifikat Penghargaan

6.    Batas Pengiriman Karya
Februari 2013

7.    Ketentuan Lomba
1)    Unduh formulir pendaftaran di blog, facebook dan twitter yang disediakan panitia Journalism Week Broca 2013
2)    Lengkapi formulir pendaftaran dengan data yang tepat dan akurat
3)    Peserta boleh mengikuti lomba pada satu/ kedua bidang dengan syarat mengunduh formulir pendaftaran pada masing-masing bidang dan membayar uang pendaftaran di setiap bidang
4)    Kirimkan karya melalui e-mail/ pos/ paket sesuai dengan ketentuan pengiriman yang ada.
5)    Pemenang (1 dan 2) akan dihubungi langsung oleh pihak panitia dan diundang untuk menghadiri Seminar Nasional dan Talkshow JW 2013 sekaligus menerima hadiah
6)    Keputusan juri mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

8.    Ketentuan Pengiriman Karya:
a.    Via Email:
1)        Karya dikirimkan ke email yang telah ditentukan paling lambat tanggal 28 Februari 2013
2)        Karya dikirimkan beserta formulir pendaftaran yang telah dilengkapi dan foto bukti transfer/ pengiriman uang pendaftaran dari atm/ bank dalam bentuk .jpg
3)        Peserta boleh mengirimkan lebih dari 1 cerpen/ foto, maksimal 3 dengan syarat setiap cerpen/foto harus diangkat dari tema berbeda yang telah ditetapkan
4)        Jumlah uang pendaftaran yang ditransfer sesuai dengan jumlah cerpen/ foto yang dikirimkan dikali Rp30.000,00
5)        Karya yang dinilai adalah karya yang melampirkan formulir pendaftaran dan foto bukti transfer dengan jumlah yang sesuai.

b.    Via Pos/ Paket:
1)        Karya diposkan/ dipaketkan ke Sekretariat Broca BEM KM FK UNAND di Jalan Perintis Kemerdekaan, Jati, Padang. Kode Pos: 25128, paling lambat tiba tanggal 28 Februari 2013
2)        Karya yang dipaketkan dalam bentuk hardcopy untuk cerpen dan print out/ cetakan foto untuk fotografi
3)        Sertakan juga hardcopy lembar formulir pendaftaran yang datanya telah dilengkapi dan bukti transfer/ pengiriman uang pendaftaran yang dikeluarkan oleh atm/bank
4)        Peserta yang tidak sempat mentransfer boleh langsung menyertakan uang pendaftaran di dalam amplop/ karya yang dikirimkan
5)        Peserta boleh mengirimkan lebih dari 1 cerpen/foto, maksimal 3 dengan syarat setiap cerpen/ foto harus diangkat dari tema berbeda yang telah ditetapkan panitia
6)        Jumlah uang pendaftaran yang ditransfer/ dikirimkan sesuai dengan jumlah cerpen/ foto yang dikirimkan dikali Rp30.000,00
7)        Karya yang dinilai adalah karya yang melampirkan/ menyertakan formulir pendaftaran, foto bukti transfer/ uang pendaftaran dengan jumlah yang sesuai.

LOMBA CERPEN
Biaya Pendaftaran : Rp30.000,00 per jumlah karya yang dikirimkan
Tema                      : 1. Alam
                                  2. Pahlawan
                                  3. Wanita


Persyaratan Cerpen
1.         Cerpen diketik minimal dalam 2 lembar HVS ukuran A4 sesuai dengan tema yang telah ditentukan
2.         Jenis, ukuran huruf, spasi dan margin yang digunakan diserahkan kepada peserta sesuai dengan keinginan masing-masing
3.         Perhatikan penggunaan EYD, huruf kapital dan aturan penulisan baku lainnya.

LOMBA FOTOGRAFI
Biaya Pendaftaran    : Rp30.000,00 per jumlah karya yang dikirimkan
Tema                              : 1. Alam
                                            2. Kebudayaan Minangkabau
  3. Sosialita
Persyaratan Foto
    1.              Foto diambil minimal menggunakan kamera 5MP
    2.              Foto dilombakan dalam kategori biasa dan diberi judul sesuai dengan tema yang telah ditentukan
    3.              Foto/ karya yang dikirimkan via email maksimal berukuran 4 MB
    4.              Foto/ karya yang dikirimkan via pos/paket maksimal berukuran 5R
    5.              Perhatikan keindahan objek, pencahayaan dan fokus dalam pengambilan gambar.
Mau ikut? ayo, download formulirnya disini
 

Se-kepinghati | Powered by Blogger
Blogged by Intan Evrt | Blogger Template by Se-kepinghati Corporation